Sabtu, 30 Oktober 2010

78 PRAJURIT YONIF 644/WALET SAKTI IKUTI TRADISI PEMBARETAN

Putussibau, 13  Oktober 2010…Sebagai salah satu upaya menanamkan rasa bangga dan kesetiaan kepada satuan, Yonif 644/Walet Sakti menggelar tradisi pembaretan bagi prajurit yang baru masuk satuan. Tradisi pembaretan ini diberlakukan bagi prajurit yang umumnya baru selesai melaksanakan pendidikan dan masuk ke satuan baru, sehingga belum pernah mengikuti tradisi pembaretan sebelumnya. Kegiatan pembaretan sekaligus menutup rangkaian Latihan Perorangan Lanjutan. Diawali dari latihan berganda berupa aplikasi materi yang telah dilatihkan seperti Navigasi Darat, Pertolongan Pertama Di Lapangan, Tehnik Tempur Dasar, Pengetahuan Senjata dan lain-lain. Pelaksanaan pembaretan sendiri dilaksanakan pada malam hari mulai pukul 22.30 WIB. Kegiatan sendiri dirangkai dengan tradisi penciuman Tunggul Batalyon 644/Walet Sakti “Manalo Marajuang” dan pengucapan “Ikrar Prajurit Walet Sakti”. Dalam amanatnya, Danyonif 644/Walet Sakti mengingatkan kepada seluruh prajurit Walet Sakti agar senantiasa menepati ikrar yang telah diucapkan antara lain menjaga kesetiaan kepada NKRI, menjunjung tinggi kehormatan satuan, memelihara sikap asah, asih dan asuh antar sesama warga serta senantiasa bersikap dan bertindak dengan kehormatan sebagai dasar. Tak lupa kepada para senior yang telah menyematkan baret kepada para yuniornya agar selalu memberi contoh dan ikut mengawasi dan membimbing para juniornya*****(Hp94).

1 komentar:

  1. Kok gak daftar nama2 prajurid atau nama2 anggota tni yg ada di yonif 644 walet sakti thaks

    BalasHapus