Putussibau, 22 Oktober 2010…Sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan dan untuk mengurangi dampak pemanasan global, ibu-ibu Persit Yonif 644/Walet Sakti menggelar acara penanaman pohon Trembesi. Tidak kurang dari 150 Trembesi ditanam di lingkungan asrama Yonif 644/Walet Sakti di desa Sibau Hilir. “Penanaman ini merupakan salah satu agenda kegiatan Persit sesuai kebijakan dari satuan atas sebagai wujud kecintaan kami kepada lingkungan,” papar Ny Tina Heri Prakosa sebagai ketua Ranting. Kami memilih beberapa lokasi penanaman, antara lain lahan-lahan kosong yang belum dimanfaatkan dan di sepanjang anak sungai Sibau yang ada di asrama untuk mencegah abrasi. Selain penanaman oleh anggota Persit, pada bulan November ini juga akan dilaksanakan penanaman Trembesi oleh prajurit Yonif 644/Walet Sakti dalam jumlah yang lebih besar. “Tak kurang dari 1000 bibit Trembesi akan kita tanam pada bulan menanam nasional tanggal 28 November mendatang,” jelas Letkol Inf Heri Prakosa yang dihubungi secara terpisah disela kegiatan pendistribusian bantuan korban banjir di 9 kecamatan berserta Muspida Kapuas Hulu. “Kita akan awali penanaman di lingkungan satuan dahulu, selanjutnya akan kita kembangkan di luar pangkalan, sehingga akan terwujud lingkungan yang rindang, hijau dan sejuk di lingkungan sekitar asrama,” jelas Danyonif. Sudah ada sekitar 1.500 pohon siap bibit Trembesi siap tanam dan masih banyak lagi yang akan kita semaikan, tambahnya…(Hp94).
Sabtu, 30 Oktober 2010
78 PRAJURIT YONIF 644/WALET SAKTI IKUTI TRADISI PEMBARETAN
Putussibau, 13 Oktober 2010…Sebagai salah satu upaya menanamkan rasa bangga dan kesetiaan kepada satuan, Yonif 644/Walet Sakti menggelar tradisi pembaretan bagi prajurit yang baru masuk satuan. Tradisi pembaretan ini diberlakukan bagi prajurit yang umumnya baru selesai melaksanakan pendidikan dan masuk ke satuan baru, sehingga belum pernah mengikuti tradisi pembaretan sebelumnya. Kegiatan pembaretan sekaligus menutup rangkaian Latihan Perorangan Lanjutan. Diawali dari latihan berganda berupa aplikasi materi yang telah dilatihkan seperti Navigasi Darat, Pertolongan Pertama Di Lapangan, Tehnik Tempur Dasar, Pengetahuan Senjata dan lain-lain. Pelaksanaan pembaretan sendiri dilaksanakan pada malam hari mulai pukul 22.30 WIB. Kegiatan sendiri dirangkai dengan tradisi penciuman Tunggul Batalyon 644/Walet Sakti “Manalo Marajuang” dan pengucapan “Ikrar Prajurit Walet Sakti”. Dalam amanatnya, Danyonif 644/Walet Sakti mengingatkan kepada seluruh prajurit Walet Sakti agar senantiasa menepati ikrar yang telah diucapkan antara lain menjaga kesetiaan kepada NKRI, menjunjung tinggi kehormatan satuan, memelihara sikap asah, asih dan asuh antar sesama warga serta senantiasa bersikap dan bertindak dengan kehormatan sebagai dasar. Tak lupa kepada para senior yang telah menyematkan baret kepada para yuniornya agar selalu memberi contoh dan ikut mengawasi dan membimbing para juniornya*****(Hp94).
Sabtu, 23 Oktober 2010
YONIF 644/WLS GELAR KARYA BHAKTI DI PUTUSSIBAU
Putussibau, 14 Oktober 2010…UU no 34 tahun 2004 tentang TNI di dalamnya memuat pasal yang mengatur tentang tugas TNI, diantaranya melalui pola Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Sebagai implementasi dari tugas OMSP dan rasa kecintaan kepada masyarakat Kapuas Hulu, menjelang hari Juang Kartika (HUT TNI AD), Yonif 644/Wls melaksanakan kegiatan Karya Bhakti meliputi kegiatan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik berupa renovasi jembatan “Kampret” yang berada di desa Sibau Hilir Kab Kapuas Hulu, tepatnya 1 KM dari Makoyonif 644/Wls ke arah kota Putussibau. Saat ditemui di lokasi kegiatan, Danyonif 644/Wls Letnan Kolonel Inf Heri Prakosa menyampaikan bahwa kegiatan karya bhakti yang sedang dilaksanakan merupakan salah satu wujud rasa cinta dan kepedulian prajurit Yonif 644/Wls kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak dilakukan sendiri, namun bersama dengan Kodim 1206/Psb dan difasilitasi oleh pemerintah daerah melalui Unit UPJJ Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kapuas Hulu. Pemilihan jembatan “Kampret” sebagai sasaran karya bhakti karena kondisi jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah yaitu pagar pengaman sudah tidak berfungsi, papan bantalan roda tidak ada sehingga beberapa gelagar mengalami patah dan lapuk. Selain itu, posisi jembatan sangat berbahaya karena berada ditikungan jalan, dimana pada sisi jembatan banyak ditumbuhi semak-belukar sehingga membatasi jarak pandang pengguna jalan. Beberapa kasus kecelakaan terjadi disini bahkan sudah memakan korban jiwa. Selanjutnya Danyonif 644/Wls juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada masyarakat dan pihak pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan karya bhakti di Kapuas Hulu, sehingga kegiatan berjalan lancar sesuai rencana. Danyonif juga berharap melalui kegiatan ini akan terwujud kerjasama dan kemanunggalan TNI, serta tidak lupa berpesan agar apa yang telah dibangun bersama antara masyarakat, Pemda dan TNI selalu dijaga sehingga jembatan “Kampret” yang sudah diperbaiki memiliki masa pakai yang lama serta bermanfaat bagi masyarakat dan prajurit Yonif 644/Wls sendiri karena jembatan ini berada pada route lari aerobic pada hari Selasa dan Kamis.
Minggu, 17 Oktober 2010
VISI & MISI 644/ WALET SAKTI
VISI & MISI 644/ WALET SAKTI
VISI YONIF 644/ WLS
Prajurit Yonif 644/Wls yang Solid, Profesional, Tangguh, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat.
Prajurit Yonif 644/Wls yang Solid, Profesional, Tangguh, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat.
Solid: Sesama prajurit yang sesaudara (ikatan jiwa persaudaraan sesama prajurit Yonif 644/Wls), Sesama prajurit seperjuangan (saling bantu-membantu sesama prajurit Yonif 644/Wls), Setiap prajurit Yonif 644/Wls bertanggung jawab atas: perbuatannya, sikapnya, kehormatannya dan keadaan pribadinya.
Profesional : Setiap Prajurit Yonif 644/Wls harus mampu dan dapat melaksanakan tugas serta tanggung jawab sesuai Spesialisasi Jabatan Militer masing-masing.
Tangguh : Setiap prajurit Yonif 644/Wls harus memiliki budi luhur/ksatria, menghargai sesama prajurit, membela yang lemah, tidak sewenang-wenang, berani karena benar, pantang menyerah, ikhlas melaksanakan tugas, siap berkorban kepada bangsa dan negara.
Berwawasan Kebangsaan : Setiap prajurit Yonif 644/Wls tidak berorientasi terhadap suku, ras, agama, golongan dan netral untuk tegaknya NKRI, kehormatan negara/ bangsa adalah merupakan kehormatan prajurit Yonif 644/Wls, serta berbakti dan mengabdi hanya kepada negara dan bangsa.
Dicintai Rakyat : Prajurit Yonif 644/Wls tetap manunggal bersama rakyat dan berjuang untuk rakyat.
MISI YONIF 644/ WLSPrajurit Yonif 644/Wls Yonif 644 tetap menegakkan kedaulatan NKRI di Wil Darat Kalbar, Menegakkan keutuhan wilayah NKRI di wilayah daratan Provinsi Kalimantan Barat,
Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpahdarah Indonesia di wilayah Kalbar,
Melaksanakan tugas negara dalam menyelenggarakan operasi darat sesuai UU RI ,
Aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan civic vision,
Membantu Polda Kalbar dalam tugas Kamdagri atas permintaan sesuai UU RI ,
Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpahdarah Indonesia di wilayah Kalbar,
Melaksanakan tugas negara dalam menyelenggarakan operasi darat sesuai UU RI ,
Aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan civic vision,
Membantu Polda Kalbar dalam tugas Kamdagri atas permintaan sesuai UU RI ,
PENGABDIAN SATUAN DAN HASIL YANG DICAPAI
WUJUD KARYA PENGABDIAN DAN PERJUANGAN PRAJURIT BATALYON INFANTERI 644/WLS YANG TELAH DIBERIKAN BAGI KEJAYAAN BUMI KHATULISTIWA KHUSUSNYA DAN BANGSA INDONESIA UMUMNYA DALAM BENTUK PENUGASAN ANTARA LAIN ADALAH :
· PENUGASAN LATIHAN, MENDUKUNG LATIHAN GABUNGAN TNI 2008 YANG DILAKSANAKAN DI SINGKAWANG BERDASARKAN SURAT PERINTAH DANBRIGADE INFANTERI NOMOR SPRINT /172/V/ 2008 TANGGAL 19 MEI 2008 TENTANG PERINTAH UNTUK MENGIKUTI LATIHAN GABUNGAN TNI 2008 DI SINGKAWANG A.N KAPTEN R.HERMAN G.S DKK 2 ORANG.
HASIL YANG DICAPAI : LATIHAN GABUNGAN TNI 2008 BERJALAN
DENGAN AMAN, LANCAR DAN SUKSES.
· PENUGASAN LAIN : MENGIRIMKAN ATLET DALAM BIDANG OLAH RAGA TINJU DALAM RANGKA MENGIKUTI OPEN TURNAMEN TINJU AMATIR KAPUAS RAYA VS MALAYSIA YANG DISELENGGARAKAN PADA TNGGAL 17 s.d 21 FEBRUARI 2009 DI GOR INDOR APANG SEMANGAI SINTANG.
HASIL YANG DICAPAI :
1) PRADA ZAINAL MUZAKAR, NRP 3108177912088 , JABATAN ANGGOTA REGU 2/PIMU/MA YONIF 644/WLS MERAIH JUARA 1 ( MEDALI EMAS ) PADA KELAS 60 Kg OPEN TURNAMEN TINJU AMATIR KAPUAS RAYA VS Malaysia tahun 2009.
2) PRADA BOBY HERTANTO, NRP 310817750887, JABATAN TABAKPAN 1/3/III/A YONIF 644/WLS MERAIH JUARA II ( MEDALI PERAK ) PADA KELAS 64 Kg OPEN TURNAMEN TINJU AMATIR KAPUAS RAYA VS MALAYSIA TAHUN 2009.
MAKNA “WALET SAKTI”
MAKNA “WALET SAKTI”
a. keberadaan satuan Batalyon infanteri 644/Wls diharapkan dapat memberikan manfaat dan keuntungan bagi masyarakat di daerah putusibau.
b. Setiap Prajurit Batalyon infanteri 644/Wls diharapkan mampu bergerak ke segala arah dengan cepat dan gesit dalam mengatasi segala macam rintangan guna menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
c. Dengan kemampuan yang dimiliki maka setiap Prajurit Batalyon Infanteri 644/Wls mampu bertahan hidup ditempat yang paling sulit sekalipun tanpa mengenal keluh kesah didalam mempertahankan Negara Republik Indonesia.
PROFIL YONIF 644
BATALYON INFANTERI 644/WALET SAKTI YANG MEMPUNYAI MOTTO “ MANALO MARAJUANG “ YANG BERARTI SELALU MENANG DALAM BERJUANG . YONIF 644/WLS LAHIR OLEH PERATURAN KASAD NO. PERKASAD /221/XII/2007, TERLETAK DI DAERAH STRATEGIS YANG DEKAT DENGAN PERBATASAN RI-MALAYSIA YAITU DI JALAN LINTAS UTARA YANG MENGHUBUNGKAN ANTARA PUTUSSIBAU-BADAU PADA KM.7 DESA SIBAU HILIR KECAMATAN PUTUSIBAU UTARA KABUPATEN KAPUAS HULU.
Langganan:
Komentar (Atom)







