Prajurit Yonif 644 melaksanakan latihan menembak Senjata ringan yang terdiri dari SS1 dan Pistol.
BATALYON INFANTERI 644/WALET SAKTI
Selasa, 12 Maret 2013
Kamis, 28 Februari 2013
Kamis, 14 Februari 2013
Danbrig 19/Kh Pimpin Sertijab Danyonif 644/Wls
Sertijab Yon 644 Putussibau. Bertempat di lapangan upacara Markas Batalyon Infanteri 644/Wls di Sibau Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu dilaksanakan serah terima jabatan Komandan Batalyon Inf 644/Wls dari Letkol Inf Anggit Exton Yustiawan kepada Mayor Inf Vivin Alviyanto dipimpin langsung oleh Danbrigif 19/Kh Kolonel Inf Asep Syaripudin pada Kamis belum lama ini.
Kegiatan sertijab tersebut ditandai dengan peyerahan Tunggul Batalyon 644/Wls dilanjutkan dengan penandatanganan naskah berita acara serah terima antara pejabat lama dan pejabat baru dihadapan Danbrigif 19/Kh. Selain penandatanganan naskah berita acara sertijab juga ditandai dengan pelepasan tanda jabatan dan pangkat serta tongkat komando dari masing-masing pejabat lama untuk diserahkan ke pejabat baru.
Hadir pada upacara tersebut Bupati Kapuas Hulu H.M Nasir, Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, Dandim 1206/Pts, Kapolres Kapuas Hulu, Kasat Pol PP Kapuas Hulu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan sejumlah komponen masyarakat Kapuas Hulu, peserta upacara yang dikomandani oleh Wadan Yonif 644/Wls Mayor Inf Eka Namah dan ratusan prajurit Yonif 644/Wls.
Dalam amanat tertulis Danbrigif 19/Kh menyampaikan bahwa mutasi jabatan dalam lingkungan organisasi militer merupakan hal yang lazim dilakukan dalam upaya pembinaan karier personel yang bersangkutan, serta penyegaran dan meningkatkan profesionalitas dalam mengemban tugasnya. Untuk itu,Yonif 644/Wls selaku Batalyon Infanteri yang tugas pokoknya melaksanakan fungsi utama yakni pertempuran, pembinaan kekuatan dan pembinaan teritorial secara terbatas, melaksanakan fungsi organik militer melalui kegiatan bidang intelijen, operasi, personil, logistik serta melaksanakan fungsi pembinaan latihan dalam rangka mendukung tugas. Danbrigif 19/Kh juga mengingatkan untuk selalu memelihara disiplin, “tingkatkan terus profesionalisme dengan belajar dan berlatih agar selalu siap menghadapi tantangan tugas didaerah Perbatasan ” tegasnya.
Diakhir amanatnya, Danbrigif 19/Kh menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Inf Anggit Exton Yustiawan atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya selama ini dalam membina prajurit dan satuan Yonif 644/Wls. “Semoga pengalaman yang diperoleh selama ini dapat dijadikan bekal yang bermanfaat dalam tugas pengabdian selanjutnya dalam mengemban tugas dan tanggung jawab jabatan yang baru Sebagai Dansatdik Secaba Rindam XII/Tpr”, pungkasnya.
Sementara itu usai pelaksanaan sertijab, ditempat yang sama dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LIX Yonif 644 dari Ny. Anggit kepada Ny. Vivin yang dipimpin oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LIX Brigif 19/Kh Ny. Langgeng dihadiri sejumlah pengurus Koorcab serta disaksikan oleh ibu-ibu Persit KCK Ranting IV Cabang LIX Brigif 19/Kh
Sertijab Yon 644 Putussibau. Bertempat di lapangan upacara Markas Batalyon Infanteri 644/Wls di Sibau Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu dilaksanakan serah terima jabatan Komandan Batalyon Inf 644/Wls dari Letkol Inf Anggit Exton Yustiawan kepada Mayor Inf Vivin Alviyanto dipimpin langsung oleh Danbrigif 19/Kh Kolonel Inf Asep Syaripudin pada Kamis belum lama ini.
Kegiatan sertijab tersebut ditandai dengan peyerahan Tunggul Batalyon 644/Wls dilanjutkan dengan penandatanganan naskah berita acara serah terima antara pejabat lama dan pejabat baru dihadapan Danbrigif 19/Kh. Selain penandatanganan naskah berita acara sertijab juga ditandai dengan pelepasan tanda jabatan dan pangkat serta tongkat komando dari masing-masing pejabat lama untuk diserahkan ke pejabat baru.
Hadir pada upacara tersebut Bupati Kapuas Hulu H.M Nasir, Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, Dandim 1206/Pts, Kapolres Kapuas Hulu, Kasat Pol PP Kapuas Hulu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan sejumlah komponen masyarakat Kapuas Hulu, peserta upacara yang dikomandani oleh Wadan Yonif 644/Wls Mayor Inf Eka Namah dan ratusan prajurit Yonif 644/Wls.
Dalam amanat tertulis Danbrigif 19/Kh menyampaikan bahwa mutasi jabatan dalam lingkungan organisasi militer merupakan hal yang lazim dilakukan dalam upaya pembinaan karier personel yang bersangkutan, serta penyegaran dan meningkatkan profesionalitas dalam mengemban tugasnya. Untuk itu,Yonif 644/Wls selaku Batalyon Infanteri yang tugas pokoknya melaksanakan fungsi utama yakni pertempuran, pembinaan kekuatan dan pembinaan teritorial secara terbatas, melaksanakan fungsi organik militer melalui kegiatan bidang intelijen, operasi, personil, logistik serta melaksanakan fungsi pembinaan latihan dalam rangka mendukung tugas. Danbrigif 19/Kh juga mengingatkan untuk selalu memelihara disiplin, “tingkatkan terus profesionalisme dengan belajar dan berlatih agar selalu siap menghadapi tantangan tugas didaerah Perbatasan ” tegasnya.
Diakhir amanatnya, Danbrigif 19/Kh menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Inf Anggit Exton Yustiawan atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya selama ini dalam membina prajurit dan satuan Yonif 644/Wls. “Semoga pengalaman yang diperoleh selama ini dapat dijadikan bekal yang bermanfaat dalam tugas pengabdian selanjutnya dalam mengemban tugas dan tanggung jawab jabatan yang baru Sebagai Dansatdik Secaba Rindam XII/Tpr”, pungkasnya.
Sementara itu usai pelaksanaan sertijab, ditempat yang sama dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LIX Yonif 644 dari Ny. Anggit kepada Ny. Vivin yang dipimpin oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LIX Brigif 19/Kh Ny. Langgeng dihadiri sejumlah pengurus Koorcab serta disaksikan oleh ibu-ibu Persit KCK Ranting IV Cabang LIX Brigif 19/Kh
Rabu, 12 Januari 2011
PERSIT YONIF 644/WLS KUNJUNGI SENTRA KERAJINAN KAPUAS HULU
Putussibau, 26 Oktober 2010…Sebagai wujud kecintaan akan budaya dan kerajinan lokal masyarakat Kapuas Hulu, 12 orang anggota Persit Yonif 644/Walet Sakti mengunjungi Sentra Kerajinan Kapuas Hulu di desa Pala Pulau. Sesuai arahan dari pengurus Cabang (Brigif), kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu Persit, syukur-syukur bisa meningkatkan kesejahteraan, selain itu juga untuk lebih mendekatkan diri kepada lingkungan sekitar. Beberapa kerajinan tangan yang akan dipelajari antara lain, anyaman dari daun pandan dalam bentuk tas, tempat tissue dll. Pembuatan baju khas Dayak yang dihiasi dengan manic-manik, tenun dan sebagainya. “Alhamdulillah pemerintah daerah melalui Dinas Perindag merespon dan memfasilitasinya, sehingga ke depan beberapa ibu-ibu persit akan bergabung di Sentra Kerajinan Kapuas Hulu untuk belajar membuat beberapa kerajinan tangan yang nota benenya merupakan kekayaan budaya khas Kapuas Hulu” ujar Ny Tina Heri Prakosa selaku Ketua Ranting Persit…(Hp94).
Sabtu, 08 Januari 2011
PAUD
YONIF 644/WLS SIAP MENDIRIKAN PAUD
Putussibau, 31 Desember 2010…”Anak adalah tabungan”…. Bagi orang tua, anak merupakan kebanggaan yang tidak ternilai harganya, sehingga banyak hal kita korbankan untuk kepentingan anak. Bekal terpenting bagi anak adalah Pendidikan…demikian kalimat singkat yang disampaikan oleh Letkol Inf Heri Prakosa, Danyonif 644/Walet Sakti saat ditemui di ruang kerjanya. Saat ini terdapat 94 anak-anak di Yonif 644/Walet Sakti, dimana sekitar 40 orang bersekolah di TK, SD dan SMP di Putussibau sedangkan sisanya adalah Balita yang belum bersekolah. Kebutuhan dasar bagi anak selain pendidikan adalah bermain, sehingga perlu dibuat suatu ruang bermain bagi anak-anak sekaligus sarana sosialisasi anak-anak asrama. Secara bertahap, telah dibuat sarana mainan anak-anak berupa Papan Seluncuran 2 unit, Ayunan Tali 2 unit dan Jungkat-Jungkit 2 unit. Belum juga diresmikan pemakainnya oleh Danyonif 644/Walet Sakti ternyata mainan telah diserbu oleh anak-anak. Alhamdulillah, respon dari anak-anak dan orang tua sangat besar, hal ini terlihat dari ramainya anak-anak dan orang tua yang berada di taman bermain, ke depan akan kita tambah lagi dengan jenis mainan yang lain, jelas Danyon. Ini baru awal, ke depan akan kita kembangkan taman bermain dengan mendirikan PAUD (pendidikan anak usia dini), saat ini tidak kurang dari 20 anak usia 3 s.d 5 tahun yang bisa kita masukkan ke dalam PAUD. Kami sudah melakukan penjajakan dengan Diknas Kabupaten Kapuas Hulu mengenai mekanisme pendirian PAUD dan mendapat respon yang cukup baik. Saat ini ruang kelas sedang kita siapkan dilengkapi dengan gambar sehingga menarik bagi anak-anak, beberapa meja belajar juga sudah ada bantuan dari Bank Kalbar dan BRI Putussibau, tinggal kita siapkan peserta didik, , mainan dan bahan edukasi serta tenaga pengajar. Tenaga pengajar akan kita manfaatkan anggota Persit didampingi pengajar dari luar sesuai rekomendasi Diknas. “Yah, ini hanya upaya kecil kami mas, semoga dapat terealisasi, intinya kami ingin anak-anak mendapat haknya bermain dan orang tua lebih memperhatikan kebutuhan pendidikan anak dan ini bukan untuk anak-anak asrama namun bagi masyarakat sekitar yang berminat kami akan senang hati menerimanya”, ucap Danyonif diakhir pertemuan…(Hp 94).
WAlet sakti beraksi
YONIF 644/WLS BERHASIL MEMBUDIDAYAKAN JANGKRIK
Putussibau, 27 Desember 2010…Icon Kapuas Hulu salah satunya adalah Arwana Merah atau dalam bahasa daerah dinamakan ikan Sin Luk. Penangkar Sinluk banyak dijumpai di sepanjang pantai Kapuas, sedangkan sebagian kecil lainnya berada di pinggir anak sungai Kapuas. Kualitas Arwana Kapuas Hulu sudah diakui diberbagai kota di tanah air, seperti Jakarta, Bandung, Pontianak dan lain-lain. Namun sebaliknya, para penangkar Arwana juga masih mendatangkan makanan Arwana dari luar daerah, seperti Belut, Lipas, Kecoa dan Kodok dari Pontianak, bahkan untuk Jangkrik didatangkan khusus dari daerah Semarang. Namun tidak lama lagi, para penangkar Arwana Kapuas Hulu tidak perlu lagi jauh-jauh mendatangkan Jangkrik dari Jawa karena di Yonif 644/Wls sudah berhasil membudidayakan Jangkrik. Tidak kurang dari 16 kotak ukuran 60 x 150 cm berisi Jangkrik hasil budidaya berhasil dikembangkan. Kopda Kelana anggota Yonif 644/Wls yang berhasil membudidayakan Jangkrik di rumahnya mengatakan bahwa ini baru upaya mencoba, Alhamdulillah berhasil, tak kurang dari 57 kg Jangkrik telah dipanen dan separohnya tidak dipanen karena dijadikan sebagai indukan. Hasil panen kemarin itu saja belum mencukupi permintaan dari pak Agus, pemilik kolam Arwana Lestari yang ada di Jaras, sambung Kopda Kelana. Di tempat terpisah, saat dikonfirmasi, Danyonif 644/Wls membenarkan berita keberhasilan budidaya Jangkrik di satuannya. Sebagai Komandan Satuan saya selalu mengajak dan mendorong para prajurit untuk selalu berfikir kreatif dan inovatif, jangan hanya mengeluh dengan keterbatasan yang ada. Saya selalu katakan kepada prajurit bahwa kita harus bisa “memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya sehingga keberadaan kita selalu dirindukan dan dibutuhkan oleh masyarakat. Setidaknya ini bukti kami bahwa prajurit Yonif 644/Wls bisa memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat Kapuas Hulu, bagaimana tidak, Jangkrik yang dijual dipasaran saat ini adalah Rp 100,-/ekor, sedangkan kita hanya menjual Rp 65.000/kg yang berisi sekitar 3.000 ekor Jangkrik, berarti setiap kg Jangkrik kita mampu memangkas harga Rp 115.000,- (Hp 94).
Sabtu, 30 Oktober 2010
PERSIT YONIF 644/WLS MENANAM POHON TREMBESI
Putussibau, 22 Oktober 2010…Sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan dan untuk mengurangi dampak pemanasan global, ibu-ibu Persit Yonif 644/Walet Sakti menggelar acara penanaman pohon Trembesi. Tidak kurang dari 150 Trembesi ditanam di lingkungan asrama Yonif 644/Walet Sakti di desa Sibau Hilir. “Penanaman ini merupakan salah satu agenda kegiatan Persit sesuai kebijakan dari satuan atas sebagai wujud kecintaan kami kepada lingkungan,” papar Ny Tina Heri Prakosa sebagai ketua Ranting. Kami memilih beberapa lokasi penanaman, antara lain lahan-lahan kosong yang belum dimanfaatkan dan di sepanjang anak sungai Sibau yang ada di asrama untuk mencegah abrasi. Selain penanaman oleh anggota Persit, pada bulan November ini juga akan dilaksanakan penanaman Trembesi oleh prajurit Yonif 644/Walet Sakti dalam jumlah yang lebih besar. “Tak kurang dari 1000 bibit Trembesi akan kita tanam pada bulan menanam nasional tanggal 28 November mendatang,” jelas Letkol Inf Heri Prakosa yang dihubungi secara terpisah disela kegiatan pendistribusian bantuan korban banjir di 9 kecamatan berserta Muspida Kapuas Hulu. “Kita akan awali penanaman di lingkungan satuan dahulu, selanjutnya akan kita kembangkan di luar pangkalan, sehingga akan terwujud lingkungan yang rindang, hijau dan sejuk di lingkungan sekitar asrama,” jelas Danyonif. Sudah ada sekitar 1.500 pohon siap bibit Trembesi siap tanam dan masih banyak lagi yang akan kita semaikan, tambahnya…(Hp94).
Langganan:
Komentar (Atom)





